BACK TO BLOG
oleh : Yudi H
Boyongan alias ber migrasi catatan yang semula saya tulis di sembarang aplikasi terpaksa harus saya lakukan. Blog yang dibangun semenjak 2008 sebagai bagian dari materi membuat Blog kelas IX SMP itu terasa suwung, oblang - oblang tak berpenghuni.
Awalnya, blog yang dibangun itu selain untuk pembelajaran juga tempat curhat manakala hati sempit terhadap suatu hal, maklum kala itu media sosial (ingat saya masih jaya - jayanya Friendster dan BBM) belum memberikan ruang yang cukup untuk bereskpresi secara mudah. Belum lagi internet yang jauh dari harapan, juga menambah "alasan" pembenar untuk tidak memakmurkan blog.
Padahal di blog inilah apapun bisa saya tulis. Tak kuatir apakah mau dibaca orang atau tidak, karena ada fasiltias Publish, jika saya masih belum Pede berbagi dengan orang lain.
Adalah bapak M. Khoiri, pejuang literasi yang tangguh, memperkenalkan kebiasaan Blog Walking. Silaturahmi antar blog anggota grup yang di mentorinya. Selain lebih administratip, jejak, komentar maupun kritikan, bisa lebih lama disimpan.
Ia memberikan sugesti bahwa Menulislah sebelum Mati. Dengan mengikat ilmu (atau catatan) dalam sebuah wadah akan mendorong si penulis jauh lebih panjang umur.
Maka mulailah saya mengais - ngais catatan yang tersebar di berbagai aplikasi. Mengumpulkan jadi satu, dan memindahkan ke dalam rumah blog saya yang lama suwung ini.
Munculah kejutan itu. Bahwa catatan yang berserakan itu cukup lumayan jumlahnya. Ada perubahan model dan gaya penulisan saya. Ada semacam "pendewasaan" dari setiap catatan fenomena yang saya potret. Temanya juga beragam. Sesuai dengan berkelebatnya ide saat itu. Ada yang sekedar umpatan atas kekesalah saya, atau bahkan beberapa kajian yang harus saya riset untuk mengetahui kebenarannya.
Namun ada 1 hal yang tidak berubah. Kesederhanaan. Bahasa, topik, penyampaiannya sepertinya sudah dari awal tak saya saya sadari sudah saya maklumatkan untuk tetap sederhana. Barangkali bawah sadar saya menolak untuk membuat kalimat dengan olah kata yang lebih bermutu tinggi seperti penulis - penulis senior yang berhasil dikumpulkan oleh Pak M. Khoiri.
Mungkin belum juga ber nas.... Tapi paling tidak saya bisa tenang, jika Blogspot tak merubah policy nya, catatan ini tak gampang hilang.

Jadikan blog sebagai penagih tulisan setiap waktu (yg direncanakan). Mangga, Pak Yud.
BalasHapusterima kasih pak ,,
BalasHapusMakin mantap saja, yaa gk takut data ilang
BalasHapusInggih bu hin
HapusMenyimpan tulisan di blog juga paling aman nggih
BalasHapusGak takut ilang
Buetull
HapusSelamat pindahan pak yudi. Berkatannya mana? Heheheh...semoga kita bisa konsisten menulis
BalasHapus