Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2023

BERLAKU LEMAH LEMBUTLAH

Gambar
Meski bukan "jamaah"nya, pemikirannya sudah saya ikuti, cerna dan rasakan kebenarannya sejak lebih 3 dasa warsa lalu. Demi kumpulan catatannya yang dibukunya, saya rela menahan lapar untuk menabung membelinya. Slilit sang kiai, buku yang menjadikan kepala saya mengangguk ritmis, macam judul bukunya yang lain. Anggukan Ritmis Pak Kiai. . Damai, begitu. You tube tentang mak iyahannya terasa menentramkan. "Berbedalah, karena itu rahmat dan membuat kita lebih waspada, bahwa tak ada yang namanya kebenaran mutlak, kecuali kebenaran dari Allah. Agar tak sesat pikir, cak Nun mengajak seseorang dari kalangan bahtsul masail NU untuk memberikan pembanding. Sehingga diskusi kegamaan dapat lebih gayeng dengan umat, karena  dilihat dari berbagai perspektif. . Lalu tibalah saat itu. Ia mencaci maki Jokowi, Luhut, dan Anthony salim. Mempersonifikasikan dengan tokoh - tokoh jahat yang di dokumentasikan oleh Al Quran. Hilang sudah kelemahlembutannya. Kesambet, katanya.  Bagaim...

Stop Berpikir Dengan Jari !!

Gambar
Kecepatan berpikir tanpa menganalisa situasi, hanya berbekal teks yang terbaca, dalam komunikasi tulis, demikian menakjubkan. Apa yang dibaca, itu yang dibalas. Saat itu pupil membesar, nafas semakin cepat, dan telunjuk dibantu jempol bereaksi seketika saat membaca, melihat, atau memdengar balasan dari pesan. . Balasan tersebut jelas tidak mempertimbangkan berbagai macam asumsi maupun variabel lain dalam sebuah pengambilan keputusan. Sifatnya yang satu arah, membuat siapapun dalam satu kelompok misalnya, bisa mengirimkan sesuatu meski tidak berhubungan. Saat layar tergulung ke atas atau bawah, akan sulit menandai, untuk siapakah balasan itu. Lalu muncul lagi percakapan baru, tetapi dengan balasan untuk percakapan lama. Aplikasi perpesanan (messaging) saat ini mendominasi komunikasi digital. Whatsapp, Telegram, Line, Michat merupakan salah satu dari sekian banyak aplikasi yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Beberapa bahkan sudah mensegmentasikan posisinya pada ceruk pasar tertentu. Ambi...

Meramu Dua Budaya dalam Brianna dan Bottomwise

Gambar
  Penulis: Andrea Hinata Tanggal Terbit: 1 Januari 2022  Penerbit: Bentang Pustaka Jumlah Halaman: 380 Halaman ISBN: 978602291942     Setelah Tetralogi Laskar Pelangi, Dwilogi Cinta dalam Gelas, Dwilogi Guru Aini, Ayah, dan Sirkus Pohon, tahun 2022 Andrea Hirata meluncurkan lagi karyanya yang diberi judul Brianna dan Bottomwise. Hingga Januari 2023, karya ini telah mengalami cetak ulang kedua. Sejenis dengan karya - karyanya terdahulu, novel ini mempunyai beberapa alur cerita yang berbeda, namun pada akhirnya dipertemukan dalam sebuah akhir yang menarik. keunikan Andrea adalah di tiap - tiap akhir bab, akhir kisah sering muncul plot twist yang tak terduga. Andrea Hirata membuktikan bahwa ia tidak saja pengarang, tapi juga pendongeng yang handal. Ada interaksi antara dia dan pembaca - karya - karyanya. Seolah  - olah ia sendiri yang berbicara. .. Tapi aku punya cerita untukmu, kawan. ” Kalimat pembuka yang ada di halaman awal novel, secara lan...