ORIGINAL TASTE OF NASI PECEL KEDIRI
ORIGINAL TASTE OF NASI PECEL KEDIRI
Oleh Yudi HPagi ini, saya menemukan sebuah penjual nasi pecel di daerah Kapasan Surabaya yang menulisi mobil warungnya dengan kata – kata ..”nasi Pecel khas kediri”. Dalam bayangan saya, nasi pecel yang dimaksud sama dengan nasi pecel kediri yang bertahun – tahun saya hapal cita rasanya. Maka untuk memenuhi rasa penasaran, saya memesan 1 porsi pecel. Secara umum kandungan sayur yang disiapkan hampir sama dengan nasi pecel kediri. Kecambah, bayam, dan turi. Secara kasat mata bumbu kacang terlihat sama.
Keanehan mulai terasa manakala sang penjual menanyakan apakah ditambah sayur lodeh ? Hah Lodeh? Lalu bertanya lagi mau serundeng, tahu tempe bali? Dan terakhir, “Sambel ta Pak?” Duh gusti, tentu saja saya menolak semuanya. Saya mau yang ori. Bukan yang KW seperti itu.
Sambil mengunyah, kenangan tentang nasi pecel kediri, tempat saya dilahirkan mulai menggayut.....
Berbeda dengan dengan nasi pecel Madiun, Ngawi, atau Ponorogo yang cenderung lebih manis dan ringan dan halus bumbu kacangnya. Nasi pecel Kediri lebih “berat” rasa bumbunya. Ada kecut asemnya,manis gula merah dan aroma jeruk purut, serta sedikit kental. Untuk Topping nasi Pecel Kediri diberikan potongan mentimun, kacang panjang, kemangi, lamtoro, yang ternyata menambah aroma dari nasi pecel itu. Tambahan “ikan” mereka diberikan tempe atau tahu goreng, rempeyek, atau kadang kala bumbu rempah kelapa.
Meski tidak mengklaim kuliner khas kediri, pada nasi pecel kediri selalu menyediakan sayur tumpang. Sayur dengan bahan baku tempe yang over fermentation (kami menyebutnya tempe bosok) ini menjadikannya bumbunya lebih lengkap. Rasanya jadi gurih asin.
Adalah jalan Doho Kediri, menjadi sentra kuliner nasi pecel tumpang yang hidup setelah jam 9 malam sampai dengan jam 3 pagi, saat toko – toko disepanjang jalan itu tutup. Berjejer pedagang menggelar dagangannya. Untuk satu porsi nasi yang disajikan dalam talam daun pisang ini cukup merogoh kantong Rp. 7.000 – Rp. 8. 000,- Selain nasi pecel, jalan Doho juga dijejali pedagang mi arang dan es kelapa muda, sebagai kuliner alternatip.
Entah karena faktor sugesti, pedagang nasi pecel yang banyak pembelinya, pasti mempunyai rasa yang unik dan tentu terasa nikmat ketimbang yang sepi. Ini terlihat mencolok,karena meski bersebelahan, tak semua pembeli bersedia membeli pada pedagang tersebut.
Oiya, jangan lupa mencoba peyek siramnya juga
Surabaya, 06/02/2021
Pecel adalah makanan khas yang selalu dirindukan.
BalasHapus