Share idea Dalam PJJ

 Oleh Yudi H


Tak hanya share screen materi, ternyata share idea sangat perlu dilakukan. Mengingat beragamnya kasus - kasus menarik seputar PJJ belum sepenuhnya mampu bisa diatasi secara tepat oleh pengguna. Barangkali, suatu saat bisa dibuat buku F A Q yang membahas kasus tersebut
.
Dimulai dengan seorang teman yang digoda dengan oleh siswanya saat pembelajaran vidcon. Ia mendapati keriuhan peserta yang berulangkali di remove oleh temannya yang lain. Padahal sebelumnya fasilitas di Ms Teams ini hanya dapat dilakukan melalui komputer oleh Penyelenggara rapat.
.
Setelah diskusi, barulah si teman sadar bahwa pembaruan otomatis dari program ini mengubah setelan default dari siapa yang mempunyai hak untuk bisa mengatur siapa saja peserta yang bisa mengikuti rapat, dengan konsekuensi setelan itu berefek me mute yang tidak bisa di un mute secara langsung oleh peserta. Akibatnya apabila terlupa mengembalikan setelannya, suasana hanya akan hening selama acara berlangsung.
.
Share idea berlanjut dengan pemanfaatan MS Form dengan menggabungkan platform lab maya di dalamnya. Sungguh menarik. Teknologi ini mampu menampilkan hasil yang sama dengan percobaan nyata, tanpa siswa harus melepas tangan dari gadgetnya.
.
Pemanfaatan lab maya ini menurutnya mampu memberikan pemahaman baru yang lebih baik. Terbukti nilai yang diperoleh siswa lebih tinggi. Praktik baik ini kemudian dikembangkannya menjadi sebuah PTK.
.
Sebuah fakta yang menarik tentang hasil penilaian juga diperoleh saat diskusi. Bagaimana soal dengan jumlah dan waktu pengerjaan yang sama ternyata menghasilkan nilai yang secara rerata sama jeleknya seperti saat tatap muka. Asumsinya apabila di rumah, mereka bisa saja bertanya, membuka buku atau googling di Internet, namun tetap saja hasilnya tidak memuaskan
.
Terdorong rasa penasaran, melalui beberapa eksperimen treatment, disimpulkan bahwa siswa akan memperoleh nilai baik apabila (1) jumlah soal dikurangi, (2) pertanyaan tidak terlalu panjang, (3) gambar tidak mendominasi pertanyaan, dan (4) waktunya lebih panjang.
.
Diskusi kemudian terasa lebih gayeng saat membicarakan teknik mendongkrak nilai melalui MS Form. Yakni siswa diberikan kesempatan menyelesaikan soal lebih dari sekali. Melalui pengaturan umum jika pilihan ini di centang maka jawaban benar akan terbuka. Nah pada kesempatan berikutnya siswa akan hapal jawaban mana yang benar meski di acak.
.
Diskusi kecil ini ternyata membawa pemahaman dan ide - ide baru tentang cara memanfaatkan teknologi secara lebih maksimal, karena eksplorasi fasilitas yang sebelumnya terendap, lebih mudah dimengerti oleh pengguna awal seperti kami ini.

Surabaya. 21/01/21

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menafsiri dan Mengamalkannya Pancasila Secara Kekinian

Membangkitkan Si Tua dari Kematian

FIXED, JANGAN GUNAKAN MICROSOFT TEAMS DI KOMPUTER JENIS INI