Hybrid Learning Mudah Menggunakan Microsoft Teams


Oleh Yudi H

Beberapa daerah zona hijau dan kuning beberapa saat lalu mulai mengadakan simulasi Pembelajaran Tatap Muka dengam siswa secara bergiliran. Bertujuan untuk mempersiapkan mereka untuk mengikuti kegiatan pembelajaram secara penuh dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat pelaksanaannya.
.
Jumlah peserta PTM maksimal 9 orang perkelas untuk memberikan ruang aman saat berada di kelas. Sisanya tetap mengikuti pembelajaran di rumah masing masing menggunakan gawai masing.

Model campuran atau hybrid seperti itu memerlukan persiapan matang yang dimulai sejak persiapan  yang meliputi pengadaan prasarana teknologi informasi yang mendukung, penyusunan skenario pembelajaran yang mengintegrasikan pembelajaran daring dan luring, serta SDM pendukung kegiatan tersebut.

Dimulai dengam setting ruangan. Luasan sebesar ruangan kelas secara umum hanya diisi oleh maksimal 9 siswa, 1 orang guru dan 1 orang operator dengan usunan meja kursi berjarak 1-2 meter.

Perangkat komputer dengan RAM 4 Mb, kamera web dan tripod, kabel perpanjangan USB, lcd projector, dan vga splitter untuk membagi monitor menjadi beberapa perangkat, serta jaringan internet yang stabil.

Tentukan jarak aman kamera dengan tambahan kabel yang tidak akan mengganggu mobilitas siswa. Diskusikan dengan operator rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, dengan tujuan membangun komunikasi saat pembelajaran berlangsung. 

Gunakan share screen yang diteruskan melalui LCD untuk siswa dikelas pada materi yang tidak memerlukan papan tulis.

Setting meet teams sesuai jam pembelajaran, lalu atur  dalam posisi muted.

Setelah waktunya tiba, mengajarlah sebagaimana biasa saat pembelajaran sebelum pandemi sesuai  dengan materi yang telah disusun sebelumnya berupa tayangan video, penjelasan lisan, dan umpan balik pembelajaran

Gunakan microphone eksternal jika suara tidak terlalu jelas didengar oleh siswa dirumah. 

Sapalah siswa secara acak  untuk mengetahui apakah mereka masih aktif mengikuti pembelajaran serta untuk memperoleh respon pembelajaran yang kita lakukan.

Hindari mengabsen satu persatu siswa, mengingat mereka menggunakan kuota data yang terbatas. Sehingga Waktu untuk memanggil mereka akan lebih bermanfaat untuk  penyampaian materi. 

Tetapkan waktu online maksimal 30 - 40 menit untuk menghindari cabin fever dan kerusakan gawai akibat panas berlebih dari pemakaian aplikasi yang terus menerus.

Selamat berhibrid

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menafsiri dan Mengamalkannya Pancasila Secara Kekinian

Membangkitkan Si Tua dari Kematian

FIXED, JANGAN GUNAKAN MICROSOFT TEAMS DI KOMPUTER JENIS INI